Setiap Hari Pengutip Sampah Ini Jumpa Duit di Tempat yang Sama Selama 10 Tahun! Sebelum Meninggal, “Kebenaran ” Ini…

Posted on

Setelah diperbolehkan keluar dari hospital, ia mencari di  mana Pengutip   sampah itu. Ia ingin mengucapkan terima kasih padanya secara pribadi. Jika bukan berkat pertolongan darinya, mungkin nyawanya sudah melayang di jalan.

 

Ketika ia menemukan Pengutip  sampah itu, ia memberinya sejumlah wang tunai senilai RM 13 K sebagai  tanda terima kasih. Dengan marah, Pengutip  sampah itu menolak. “Saya menolong kamu bukan demi wang! Saya tidak mau wang kamu! Bawa pulang sana!”

Pengutip  sampah itu pun pergi begitu saja. Biaya perubatan pun tidak ia meminta.

Setelah pergi, Pengutip  sampah itu sedikit menyesal. Wang hanya berbaki RM2 sahaja. Apa harusnya tadi ia terima saja wang itu? Sekarang ia tidak punya apa-apa lagi. Ia hanya  terus mengais sampah, mengumpulkan kembali wangnya sedikit demi sedikit. Hanya dengan berpikir seperti itu, ia baru tidak sedih lagi.

 

 

Keesokan harinya, ia kembali memungut sampah seperti biasanya. Siapa sangka baru  melihat ke dalam tong sampah, matanya tiba-tiba bersinar. Ia melihat ada beberapa keping wang RM10. Ia melihat ke kiri kanan, sepertinya tidak ada yang melihat, ia pun memasukkannya ke dalam poketnya. Ia sangat bersyukur dan merasa ini adalah rezeki dari Allah.

Sejak saat itu, hampir setiap hari ia menemukan wang beberapa beberapa  ratus ringgit tempat yang sama. 10 tahun pun berlalu. Sudah tidak terhitung lagi berapa wang yang telah ia temukan di sana, jumlahnya mencapai puluhan ribu ringgit. Wang yang ia dapat dari menjual botol dan sampah plastik sama sekali tidak dapat dibandingkan dengan itu.

 

Usianya yang sudah tua dan sakit parah yang dideritanya membuat ia tak bisa memungut sampah lagi. Sebelum kepergiannya, seorang pemuda berbaju kemeja datang ke kediamannya. Pemuda itu adalah pemuda yang ia tolong 10 tahun yang lalu. Setelah mendengar ceritanya, ia baru sadar bahwa selama ini bukan keberuntungan yang ia dapat, tapi pahala baik karena telah menolong pemuda pengusaha tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *